Fase Bulan dan Astrologi

Siklus bulan berlangsung sekitar 29,5 hari dan terbagi menjadi empat fase utama. Dalam astrologi, setiap fase dikaitkan dengan tahapan yang berbeda dalam siklus simbolis permulaan, pertumbuhan, puncak, dan penyelesaian.

Fase Bulan dan Astrologi

Bulan Baru

Bulan Baru menandai awal dari siklus, saat Bulan tidak terlihat di langit. Secara tradisional, ini dikaitkan dengan awal yang baru, niat, dan benih yang ditanam — momen simbolis untuk memulai proyek.

Bulan Sabit/Paruh (Waxing)

Saat kecerahan Bulan bertambah, fase ini dikaitkan dengan pembangunan, upaya, dan tindakan — momen untuk menindaklanjuti apa yang dimulai saat Bulan Baru.

Bulan Purnama

Bulan Purnama adalah titik paling terang dalam siklus, dikaitkan dengan puncak, wahyu, dan kejelasan. Ini sering digambarkan sebagai momen yang secara emosional lebih intens, saat hasil dan perasaan muncul ke permukaan.

Bulan Memudar (Waning)

Pada fase terakhir, kecerahan berangsur-angsur berkurang. Ini dikaitkan dengan penyelesaian, pelepasan, dan refleksi — waktu untuk melepaskan apa yang tidak lagi berguna sebelum siklus berikutnya dimulai.

Bagaimana siklus ini digunakan

Banyak orang menggunakan fase Bulan sebagai kalender simbolis untuk mengatur kebiasaan, keputusan, dan ritual pribadi, mengikuti ritme pembukaan dan penutupan yang disarankan oleh siklus bulan.

← Kembali ke Blog